Traktor berbaris ke Parlemen pada 29 November, ribuan bergabung: Rakesh Tikait
Top Stories

Traktor berbaris ke Parlemen pada 29 November, ribuan bergabung: Rakesh Tikait

Traktor berbaris ke Parlemen pada 29 November, ribuan bergabung: Rakesh Tikait
Sumber Gambar: PTI

Pemimpin Serikat Bharatiya Kisan Rakesh Tikait

Highlight

  • Tikait mengatakan bahwa seribu orang akan menuju ke Parlemen pada 29 November
  • SKM mengatakan bahwa protes akan diselenggarakan di London di Komisi Tinggi India pada 26 November
  • PM Modi minggu lalu mengumumkan untuk mencabut tiga undang-undang pertanian di Sesi Musim Dingin

Pemimpin Serikat Bharatiya Kisan (BKU) Rakesh Tikait mengatakan bahwa petani akan mengadakan pawai traktor pada 29 November di Delhi untuk menandai satu tahun protes petani terhadap tiga undang-undang pertanian. Dia mengatakan bahwa 60 traktor akan menuju ke Parlemen pada 29 November, hari Sesi Musim Dingin Parlemen dimulai. Tikait mengatakan, pemerintah harus menerima permintaan petani untuk undang-undang tentang Harga Dukungan Minimum (MSP).

“Tanggal 29 November, 60 traktor akan menuju ke DPR untuk pawai traktor. Traktor akan melewati jalan yang dibuka oleh pemerintah. Kami dituduh memblokir jalan. Kami tidak memblokirnya. Memblokir jalan bukan gerakan kami Mungkin gerakan kita berbicara dengan pemerintah. Kita akan langsung ke DPR,” kata Tikait kepada kantor berita ANI, Selasa.

Dia menambahkan seribu orang akan menuju ke DPR, tidak seperti 200 orang yang pergi terakhir kali.

“Kami menunggu respon pemerintah terhadap MSP. Apalagi kejadian yang terjadi dalam satu tahun terakhir, yang menyebabkan 750 petani meninggal, pemerintah harus bertanggung jawab untuk itu,” kata pemimpin BKU itu.

Sementara itu, Samyukt Kisan Morcha (SKM), sebuah badan payung serikat petani, dalam sebuah pernyataan resmi mengatakan bahwa di ibu kota di negara bagian yang jauh dari Delhi, demonstrasi traktor akan diselenggarakan, di samping protes lainnya pada 26 November.

Dikatakan bahwa ‘Maha Dharna’ akan diselenggarakan di Hyderabad pada 25 November dan “kemenangan sebagian” dari gerakan tersebut akan dirayakan pada 26 November di seluruh negeri. SKM menginformasikan bahwa acara solidaritas sedang direncanakan di seluruh dunia oleh ekspatriat India serta organisasi petani internasional.

“Pada 26 November, akan ada protes di London di Komisi Tinggi India antara pukul 12 hingga 2 siang GMT. Pada hari yang sama, akan ada sleep-out di Surrey di Kanada selain sleep-out di Vancouver. Pada 30 November akan ada protes di Paris, Prancis, pada 4 Desember, reli mobil diadakan di California, dan pawai kota di New York, AS, juga akan ada peringatan dan nyala lilin di San Jose Gurudwara pada hari itu. Sebuah acara direncanakan pada 5 Desember di Belanda, dan satu acara di Wina, Austria pada 8 Desember. Acara akan terjadi di Australia serta tempat-tempat lain seperti Washington dan Texas di AS, dan detail lebih lanjut akan dibagikan segera,” katanya.

Khususnya, Perdana Menteri Narendra Modi pekan lalu mengumumkan bahwa tiga undang-undang pertanian akan dicabut dalam Sesi Musim Dingin. Pemerintah telah mendaftarkan RUU untuk menarik undang-undang dalam agendanya untuk Sesi Musim Dingin.

BACA LEBIH BANYAK: Pemerintah harus adakan pembicaraan tentang MSP, tuntutan lain, atau kami tidak akan pulang: Rakesh Tikait

Berita India Terbaru


Posted By : keluar hk