Mamata Banerjee bertemu PM Modi di Delhi
Top Stories

Mamata Banerjee bertemu PM Modi di Delhi

Mamata Banerjee bertemu PM Modi di Delhi
Sumber Gambar: PTI

Mamata Banerjee bertemu PM Modi di Delhi

Highlight

  • Mamata Banerjee akan tinggal di ibu kota negara hingga 25 November
  • Kunjungannya dilakukan menjelang sesi musim dingin Parlemen yang dijadwalkan akan dimulai pada 29 November
  • Banerjee telah memberi tahu media tentang pertemuannya dengan PM Modi pada hari Senin

Kepala Menteri Benggala Barat Mamata Banerjee pada hari Rabu bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi di New Delhi. Mamata mengangkat Isu yurisdiksi teritorial BSF di negara bagian dan menuntut agar hal itu ditarik. Dalam pertemuan tersebut, Mamata juga mengundang PM Modi sebagai Chief Guest for Business Summit pada bulan April, yang diterimanya.

“Memberi lebih banyak kekuasaan kepada BSF mengarah pada konfrontasi hukum dan ketertiban dengan polisi negara bagian. Kami tidak menentang BSF. Tidak benar mengganggu struktur federal tanpa alasan apa pun”, kata Mamata kepada PM.

Dalam pertemuan tersebut, Mamata meminta kebijakan dari pemerintah pusat agar tidak ada gap antara kedua dosis vaksin Covid-19. Industri goni Benggala Barat juga diangkat dalam pertemuan tersebut.

Mamata Banerjee akan tinggal di ibu kota negara hingga 25 November. Laporan mengatakan bahwa dia juga dapat bertemu dengan presiden Kongres Sonia Gandhi, namun pertemuan tersebut belum dikonfirmasi.

Kunjungan Banerjee ke ibu kota berlangsung beberapa hari menjelang sesi musim dingin Parlemen yang dijadwalkan akan dimulai pada 29 November.

BSF, yang hanya diberi wewenang untuk mengambil tindakan hingga lima belas kilometer di negara bagian Punjab, Benggala Barat, dan Assam, kini telah diberi wewenang untuk memperluas yurisdiksinya hingga 50 km tanpa hambatan atau izin apa pun dari pemerintah pusat atau negara bagian.

Banerjee menentang langkah tersebut karena pada bulan Oktober dia mengatakan bahwa pemerintah Benggala Barat, seperti pemerintah Punjab, juga memprotes keputusan Pusat untuk meningkatkan yurisdiksi pencarian dan penangkapan BSF di negara bagian perbatasan.

Dia mengatakan hukum dan ketertiban adalah subjek negara dan perbatasan Benggala Barat dengan Bangladesh benar-benar damai. Ketua Menteri juga mengatakan pemerintahannya akan mengikuti “hukum negara”.

(Dengan masukan dari ANI)

Baca Juga | ‘Hanya Mamata Banerjee yang berpotensi mengalahkan BJP,’ kata pendatang baru TMC Ashok Tanwar

Berita India Terbaru


Posted By : keluar hk