India, Pakistan harus bekerja sama dalam perubahan iklim: Pak Menteri Luar Negeri Bilawal
World

India, Pakistan harus bekerja sama dalam perubahan iklim: Pak Menteri Luar Negeri Bilawal

Pemimpin menyoroti dampak pemanasan global yang
Sumber Gambar : PTI Pemimpin menyoroti dampak pemanasan global yang telah menyebabkan banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya di negaranya.

Perubahan iklim India-Pakistan: Sudah waktunya bagi India dan Pakistan untuk bekerja sama dalam perubahan iklim, Menteri Luar Negeri Pakistan Bilawal Bhutto Zardari mengatakan, saat ia menyoroti dampak pemanasan global yang telah menyebabkan banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya di negaranya. Bilawal, yang berada di Washington DC untuk serangkaian pertemuan bilateral, mengatakan kepada sekelompok media Pakistan pada hari Jumat bahwa mengingat situasi negaranya akibat banjir yang menghancurkan, “sudah waktunya India dan Pakistan bekerja sama dalam masalah perubahan iklim”.

“Sepertiga dari negara kita berada di bawah air. Satu dari tujuh orang (terkena dampak banjir). Jika kita mengatakan bahwa untuk melawan perubahan iklim, AS dan China harus bekerja sama. (Kita) harus memikirkan kerja sama India dan Pakistan dalam isu perubahan iklim,” kata Bilawal.

Para ilmuwan dan ahli mengaitkan situasi bencana di Pakistan ini dengan mencairnya gletser karena perubahan iklim. Amerika Serikat telah mengumumkan bantuan kemanusiaan sebesar 66 juta dolar AS kepada rakyat Pakistan.

Hubungan antara India dan Pakistan telah tegang karena masalah Kashmir dan terorisme lintas batas yang berasal dari Pakistan. Hubungan antara kedua negara menukik setelah India mencabut Pasal 370 Konstitusi, mencabut status khusus Jammu dan Kashmir dan membagi dua Negara menjadi dua Wilayah Persatuan pada 5 Agustus 2019.

Menyusul keputusan India, Pakistan menurunkan hubungan diplomatik dengan New Delhi dan mengusir utusan India. Hubungan perdagangan antara Pakistan dan India sebagian besar telah dibekukan sejak saat itu.

Menanggapi pertanyaan lain tentang reformasi di Dewan Keamanan PBB, Bilawal menegaskan kembali pendirian Pakistan dalam menentang tawaran India untuk keanggotaan permanen dalam organ badan global tersebut.

Pakistan mendukung penghapusan hak veto Dewan Keamanan PBB, katanya. Pakistan menentang posisi negara-negara G-4 – India, Brazil, Jerman dan Jepang- dalam reformasi Dewan Keamanan PBB dan perluasan keanggotaan tetap.

Pengelompokan G-4 telah mencari perluasan kursi permanen dan tidak tetap Dewan Keamanan untuk membuat badan PBB yang kuat lebih representatif dan mencerminkan tatanan global yang berubah.

India telah berada di garis depan dalam upaya bertahun-tahun untuk mereformasi Dewan Keamanan dengan mengatakan bahwa mereka layak mendapat tempat sebagai anggota tetap Dewan, yang dalam bentuknya saat ini tidak mewakili realitas geo-politik abad ke-21.

Dalam referensinya ke negara tetangga India, Bilawal mengatakan “kami tidak memiliki mitra timbal balik di sana”. “2018-19 telah membuat kami tidak mungkin untuk terlibat (dengan India) karena berbagai alasan,” katanya, menambahkan bahwa jika ada satu bidang di mana kedua negara dapat bekerja sama, yaitu perubahan iklim.

“Karena, apa yang telah kami alami, saya tidak ingin ini terjadi pada musuh terburuk saya,” katanya. Banjir telah menewaskan lebih dari 1.600 orang dan membuat lebih dari 33 juta orang mengungsi di Pakistan.

Banjir telah menyebabkan sepertiga dari negara itu terendam air dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan mencapai hampir USD 30 miliar. Hubungan antara India dan Pakistan telah tegang karena masalah Kashmir dan terorisme lintas batas yang berasal dari Pakistan. Hubungan antara kedua negara menukik setelah India mencabut Pasal 370 Konstitusi, mencabut status khusus Jammu dan Kashmir dan membagi dua Negara menjadi dua Wilayah Persatuan pada 5 Agustus 2019.

Menyusul keputusan India, Pakistan menurunkan hubungan diplomatik dengan New Delhi dan mengusir utusan India. Hubungan perdagangan antara Pakistan dan India sebagian besar telah dibekukan sejak saat itu.

Baca Juga: ‘Pakai Pakaian Dalam’: Pakistan Airlines Keluarkan ‘dresscode’ Aneh untuk Awak Kabin

Berita Dunia Terbaru

Bermain judi togel hari ini sudah pasti bakal memerlukan information keluaran hk maupun hasil keluaran sgp untuk dapat melihat hasil akhirnya. Selain sebagai penentu kemenangan, pengeluaran sgp dan juga Data Sydney hari ini berfungsi sebagai bahan untuk jalankan prediksi jitu. Di sini kita sedia kan update nomer togel hari ini nampak berapa untuk anda semuanya. Sehingga kalian tidak kudu kembali kesulitan atau sibuk mencari no togel hongkong maupun togel singapore di daerah lain. Karena nomor togel hari ini sudah kita rangkum bersama dengan rapi dan bagus untuk kalian semuanya. Berikut ini adalah tabel knowledge hk dan data sgp yang bisa kalian nikmati secara gratis tanpa mesti membayar ataupun jalankan registrasi lebih-lebih dahulu.

Seperti yang kamu menyaksikan di dalam tabel tersebut terdapat nomer berasal dari tiap-tiap pasaran. Angka jackpot togel hari ini akan kami update cocok dengan jam keluaran pasaran masing-masing. Nantinya bakal kita jelaskan secara lebih detail pada paragraf selanjutnya berkenaan paito hk maupun togel hkg.

Di indonesia, togel hari ini miliki banyak pasaran layaknya toto sgp, Data Keluaran HK, togel sidney, togel macau dan tetap banyak lagi. Banyak pemain yang masing bingung dalam menentukan pasaran. Bagi kamu yang baru saja menghendaki coba permainan togel hari ini, sebaiknya memainkan pasaran judi togel hongkong pools atau togel singapore pools. Karena 2 pasaran selanjutnya merupakan pasaran terbesar dan terfavorit di indonesia agar amat safe di mainkan. Seperti website indotogel, kami terhitung sediakan beraneka type taruhan yang menguntungkan.