Hari Tentara: Keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan, jangan salah, kata MM Naravane
India

Hari Tentara: Keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan, jangan salah, kata MM Naravane

Hari Tentara: Keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan, jangan salah, kata MM Naravane
Sumber Gambar: PTI

Hari Tentara: Keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan, jangan salah, kata MM Naravane

Highlight

  • ‘Tentara berdiri teguh untuk melawan setiap upaya untuk secara sepihak mengubah status quo di sepanjang perbatasan negara’
  • Keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan, jangan salahkan sebaliknya: Panglima Angkatan Darat
  • Tentara India dan China terkunci dalam kebuntuan militer di Ladakh timur sejak 5 Mei 2020

Angkatan Darat India berdiri teguh untuk melawan setiap upaya untuk secara sepihak mengubah status quo di sepanjang perbatasan negara dan keinginan India untuk perdamaian lahir dari kekuatan dan tidak boleh disalahartikan sebaliknya, Kepala Angkatan Darat Jenderal MM Naravane mengatakan pada hari Jumat. Panglima Angkatan Darat juga mengatakan bahwa perbedaan persepsi dan perselisihan sebaiknya diselesaikan melalui norma-norma yang ditetapkan berdasarkan prinsip keamanan yang sama dan saling menguntungkan.

Tentara India dan China terkunci dalam kebuntuan militer di Ladakh timur sejak 5 Mei 2020, setelah bentrokan kekerasan meletus di kawasan danau Pangong.

Kedua negara telah melakukan 14 putaran pembicaraan tingkat militer untuk menyelesaikan kebuntuan tersebut.

“Kami berdiri teguh untuk melawan segala upaya untuk secara sepihak mengubah status quo di sepanjang perbatasan kami. Tanggapan kami terhadap upaya tersebut telah cepat, terkalibrasi, dan tegas seperti yang terlihat ketika situasi menuntut,” kata Naravane dalam pidatonya pada malam Hari Angkatan Darat.

Naravane mengatakan Angkatan Darat telah melembagakan perlindungan tambahan untuk mencegah upaya lebih lanjut di ambang batas militer.

“Kami percaya bahwa perbedaan persepsi dan perselisihan sebaiknya diselesaikan melalui norma-norma yang ditetapkan berdasarkan prinsip kesetaraan dan keamanan bersama,” sebutnya.

“Keinginan kami untuk perdamaian dan ketenangan lahir dari kekuatan bawaan kami. Jangan sampai salah kaprah,” imbuhnya.

Mekanisme kelembagaan dan perlindungan untuk melawan terorisme yang disponsori negara telah diperkuat baik di sepanjang perbatasan maupun di pedalaman, kata Naravane.

Mekanisme dan pengamanan ini terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kekerasan, katanya.

“Tindakan kami telah menunjukkan kemampuan dan kemauan kami untuk menyerang sumber terorisme,” kata Panglima Angkatan Darat.

Tahun lalu, Angkatan Darat India dengan tegas menjalankan tanggung jawabnya dan teguh dalam menjaga keamanan dan integritas teritorial bangsa, katanya.

Perbatasan aktif India dijaga dengan tekad dan ketahanan, katanya.

“Perwira pemberani kami, JCO (petugas junior), dan tentara, telah menghadapi musuh dan kesulitan dengan keberanian dan ketabahan bahkan sampai menyerahkan hidup mereka dalam tradisi tertinggi Angkatan Darat India,” kata Naravane.

Angkatan Darat India tetap pada kesiapan operasional yang tinggi untuk menghadapi tantangan yang sedang berlangsung dan masa depan, katanya.

Setelah bentrokan hebat pada 5 Mei 2020, baik militer India maupun China secara bertahap meningkatkan pengerahan mereka dengan mengerahkan puluhan ribu tentara serta persenjataan berat.

Sebagai hasil dari serangkaian pembicaraan militer dan diplomatik, kedua belah pihak menyelesaikan proses pelepasan tahun lalu di tepi utara dan selatan danau Pangong dan di daerah Gogra. Masing-masing pihak saat ini memiliki sekitar 50.000 hingga 60.000 tentara di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) di sektor sensitif.

BACA JUGA | Hari Tentara 2022: Sejarah, signifikansi, semua yang perlu Anda ketahui

Berita India Terbaru


Posted By : togel hongkonģ malam ini