Baris aplikasi ‘Bulli Bai’: Inilah yang perlu Anda ketahui tentang kontroversi yang telah memicu kemarahan
India

Baris aplikasi ‘Bulli Bai’: Inilah yang perlu Anda ketahui tentang kontroversi yang telah memicu kemarahan

Baris aplikasi ‘Bulli Bai’: Inilah yang perlu Anda ketahui tentang kontroversi yang telah memicu kemarahan
Sumber Gambar : PTI (GAMBAR PERWAKILAN)

Semua yang perlu Anda ketahui tentang baris aplikasi ‘Bulli Bai’

Setelah foto-foto setidaknya 100 wanita Muslim berpengaruh diunggah untuk dilelang di sebuah aplikasi memicu kemarahan yang meluas, Menteri TI Ashwini Vaishnaw mengatakan GitHub, platform hosting, telah mengkonfirmasi pemblokiran pengguna dan bahwa CERT dan otoritas polisi mengoordinasikan tindakan lebih lanjut. Tim Tanggap Darurat Komputer India (CERT) adalah lembaga nodal yang menangani ancaman keamanan dunia maya.

Penawaran Sulli 2.0

Unggahan gambar di aplikasi ‘Bulli Bai’ ini mirip dengan unggahan ‘Sulli Deals’ pada Juli tahun lalu. Aplikasi ‘Bulli Bai’ bekerja dengan cara yang sama seperti Sulli Deals. Wanita Muslim dengan kehadiran yang kuat di Twitter, termasuk jurnalis, telah dipilih dan foto mereka diunggah.

Oposisi menargetkan pemerintah

Mantan Presiden Kongres Rahul Gandhi berkata, “Penghinaan terhadap perempuan dan kebencian komunal hanya akan berhenti ketika Anda menentangnya dengan satu suara, dan tahun telah berubah, jadi ubahlah nasib Anda dan inilah saatnya untuk angkat bicara.”

Pemimpin NCP Nawab Malik mentweet, “Sungguh menyedihkan melihat wanita Muslim vokal dilelang secara online di #SulliDeals & saya juga telah melakukan percakapan telepon dengan 2 korban. Saya akan menulis surat kepada Menteri Dalam Negeri @Dwalsapatil Ji & menuntut penyelidikan. Maharashtra akan selalu berdiri bersama putri bangsa!”

Presiden PDP Mehbooba Mufti pada hari Minggu mengatakan “Mengerikan bahwa para penjahat di balik tindakan menghina & merendahkan seperti itu terhadap wanita Muslim diberikan kebebasan,” cuit mantan menteri utama itu di Twitter.

“Bulli Bai”, dibuat di GitHub, muncul pada 1 Januari, dengan sejumlah gambar wanita termasuk jurnalis, pekerja sosial, pelajar, dan tokoh terkenal, disertai dengan konten yang menghina. Seperti ‘Bulli Bai’, ‘Sulli Deals’ juga diselenggarakan di GitHub. Dua FIR diajukan oleh Polisi Delhi dan Uttar Pradesh dalam insiden Sulli Deals tahun lalu setelah foto-foto wanita Muslim disalahgunakan, tetapi sejauh ini tidak ada tindakan nyata yang diambil terhadap para pelaku.

Pemerintah Uni telah mengutip konten yang menyinggung perempuan sebagai salah satu alasan untuk membingkai aturan digital baru yang menyerukan perantara untuk mengidentifikasi pengguna yang menghosting konten ofensif dalam waktu 24 jam. Tidak jelas apakah aturan yang sama digunakan dalam ‘Transaksi Sulli’ dan digunakan dalam kasus ‘Bulli Bai’ untuk meminta platform hosting mengidentifikasi pengguna untuk mengambil tindakan.

Baca Juga | Aplikasi ‘Bulli Bai’ diblokir setelah juru tulis menuduh fotonya yang dipalsukan diunggah untuk ‘menghina wanita Muslim’

Baca Juga | Sel Cyber ​​Polisi Delhi mendaftarkan FIR terhadap ‘Kesepakatan Sulli’ karena menggunakan foto wanita Muslim

Berita India Terbaru


Posted By : togel hongkonģ malam ini